Selasa, April 30, 2013

Pencarian, Penantian atau Akhir Segalanya

     Ketenangan, tenang dalam setiap napas. Tenang dalam setiap mata terpejam. Tenang dalam berbagi senyum dan kasih untuk setiap orang.

     Ketenangan dalam hidup, mungkin itu yang manusia cari dalam hidup di setiap pertarungan nya. Bertarung dalam rebutan harta, tahta, dan pasangan hidup. Terkadang manusia tak peduli dengan urusan orang lain sebelum urusannya terpenuhi. Manusia pada hakikatnya memang ter lahir egois. Semua itu di lakukan hanya karena ingin mendapatkan kepuasan batin. Yang menurut manusia akan terasa puas jika segalanya telah di miliki, padahal yang batin inginkan hanyalah ketenangan.

Sabtu, Februari 23, 2013

내 한 사랑

      Ada yang bilang saat dua orang yang dahulu saling mencintai lalu sekarang saling membenci itu karena ada cinta yang ter sakiti. Mungkin sebuah perpisahan dalam hubungan percintaan selalu berakhir saling membenci, tapi tidak dengan kisah ku. Kami berpisah bukan karena cinta itu telah hilang apalagi berubah menjadi benci. Kami berpisah di saat cinta itu mulai tumbuh dengan kuat. Mungkin rasa sakitnya tidak akan se sakit ini saat kita berpisah memang karena sudah habis rasa cinta itu dalam hati ku atau dia. Saat rasa cinta tumbuh semakin kuat setiap waktunya, tanpa menghakimi dan tanpa mencari perlindungan. Tanpa alasan apa pun aku menerimanya saat itu, saat harapan masih sangat yakin untuk di wujudkan. Saat kami yakin jika kami belajar akan cinta maka semua akan baik-baik saja.
     

Minggu, Mei 27, 2012

great beach

IMG_0859 copy by green_히자우
IMG_0859 copy, a photo by green_히자우 on Flickr.

terkadang udara pantai membuatmu lebih terbuka pada dirimu sendiri

Selasa, Mei 22, 2012

Menjual Keperawanan (kisah dari teman)


dari blog seorang teman,,

Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang
petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan
pada wanita
itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu
yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus
dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya
tapi,
wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang
dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang
yang sedang ditunggunya.
Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita
nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu
dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang t engah
beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati
meja wanita itu dan bertanya:
'' Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang? "
'' Tidak! '' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
'' Lantas untuk apa anda duduk di sini?"
'' Apakah tidak boleh? '' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas
satpam..
'' Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang
ingin menikmati layanan kami.''
'' Maksud, bapak? "
'' Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ''
'' Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah
saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ''
Kata wanita itu dengan suara lambat.
'' Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? ''
Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang
akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa
brosur. 


Sabtu, Mei 19, 2012

Selasa, Februari 28, 2012